WTP, capaian yang menuntut tanggung jawab yang besar

Konsekuensi UGM sebagai BHMN (Badan Hukum Milik Negara) dan sekarang menuju ke status BHP (Badan Hukum Pendidikan), menjadikan UGM mempunyai kewajiban menyusun laporan keuangan secara periodik yang transparan sebagai wujud pertanggung jawaban kepada publik.

Oleh karena itu laporan-laporan keuangan yang disusun tiap tahun diaudit. Instansi yang pernah melakukan audit keuangan di UGM diantaranya BPK dan KAP (Kantor Akuntan Publik, a.l. : KAP Abdul Mutholib, KAP Erwan, Sugandhi & Jajat Marjat).

Setelah beberapa kali laporan keuangan UGM diaudit, maka pada tahun 2007 dan 2008 berhasil mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Predikat tersebut tentunya sangat membanggakan bagi sebuah institusi, namun juga mengandung tanggung jawab yang besar untuk mempertahankan status tersebut.

Oleh karena itu tentu sudah menjadi tuntutan bagi UGM untuk senantiasa berbenah diri demi mempertahankan kondisi tersebut dan semakin meningkatkan kinerjanya, apalagi saat ini sedang giat-giatnya UGM megejar visinya sebagai universitas riset berkelas internasional (World Class Research University / WCRU) .

Leave a Reply

© 2006